Langsung ke konten utama
Pengembangan Karakter 

Pemateri : Muhammad Aguk Nur Anggraini

1. Definisi Karakter
    Sifat-sifat kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti yang akan membedakan individu dengan yang lainnya ( KBBI ). Karakter adalah soft skill yang dapat dibentuk melalui latihan dan pengalaman hidup dan Kemampuan ( Ilmu ) adalah hardskill..
Karakter syarat akan pengalaman hidup jadi perbanyak aktivitas dan kegiatan dalam organisasi misalnya nantinya kita akan mendapatkan karakter ( soft skill ) disamping materi perkuliahan ( hard skill )

2. Unsur-Unsur Karakter
○ Sikap
○ Emosi
○ Kepercayaan
○ Kebiasaan
○ Kemauan
○ Konsepsi diri

○ Sikap
Menentukan bagaimana anda akan diperlakukan dan dipandang dalam masyarakat itu berawal dari sikap anda. Sikap bisa dibentuk dan diubah, semakin baik sikap anda semakin baik pula orang akan memperlakukan anda seperti berperilaku sopan santun dan mempunyai etika yang baik.
○ Emosi
Ciri khas berkaitan ke ranah religius, semakin tinggi tingkat religius kita semakin baik kita akan mengendalikan emosi kita kearah yang lebih baik.
○ Kepercayaan
Tingkat kepercayaan kita membentuk karakter kita semakin kita memiliki tingkat percaya diri baik nantinya akan mengurangi tingkat keminderan kita.
○ Kebiasaan dan Kemauan
Kebiasaan merupakan perilaku manusia yang menetap, berlangsung secara otomatis dalam waktu yang lama tidak direncanakan dan diulangi berkali - kali.
Sedangkan Kemauan merupakan kondisi yang mencerminkan karakter seseorang untuk melakukan suatu hal.
○ Konsepsi Diri
Pandangan dan sikap diri terhadap diri sendiri, pandangan diri, terkait diri sendiri.

3. Konsep Diri
Self Ideal
Tahu bagaimana dia akan menjadi sosok yang berpengaruh di suatu bidang tertentu dan dijadikan contoh dalam menempuh masa depan yang lebih baik. Self ideal berguna untuk memotivasi diri agar terus progresif kedepannya.
Self Image
Citra diri sebagai gambaran tentang kalian harus mampu atau bisa dalam sukses terhadap sesuatu yang anda inginkan. Namun harus dibatasi karena kalau kelewat batas anda akan menjadi orang yang sombong.
Self Esteem
Harga diri. Tunjukkan kalau anda bisa, Tunjukkan kalau anda mampu sesuai dengan kemampuan dan apa - apa saja yang anda dapatkan selama diperkuliahan untuk pekerjaan kita nantinya.

4. Pembentukkan Karakter
    Karakter terbentuk dari kebiasaan kita, dan kebiasaan erat kaitaanya dengan lingkungan. Lingkungan pertama yang kita kenal adalah keluarga, karena itu peran keluarga sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Setelah keluarga ada lingkungan pergaulan yang membwa dampak besar terhadap kita. Karena itu kita harus punya dasar yang kuat agar kita tidak terpengaruh lingkungan pergaulan yang kurang sehat.

Tiga Komponen Karakter :
Pengetahuan tentang moral (Moral knowing)
Perasaan / Pengetahuan emosi
Perbuatan bermoral (Moral action)

Selama religius kita baik maka semua masalah yang akan kita hadapi bisa diambil hikmahnya dan masalah akan terselesaikan nantinya akan membentuk karakter kita.

Cara Menyinkronkan karakter kita dengan masyarakat suatu daerah di Indonesia agar tercipta harmonisasi. 
Dengan menerapkan budaya kita sedikit demi sedikit dan mencoba mengkombinasikan budaya kita dengan budaya suatu daerah tertentu. Apabila budaya yang kita terapkan tadi bisa dinilai baik dan buruknya sehingga terbentuknya sebuah harmonisasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANAJEMEN KONFLIK Pemateri : Annisa Jarizky Definisi Konflik adalah suatu pertentangan antar manusia dengan manusia, manusia dengan organisasi, dan organisasi dengan organisasi. Faktor Penyebab Konflik : 1. Manusia 2. Organisasi Bagaimana Memanajemen Konflik ? Manjemen Konflik itu sendiri merupakan suatu cara / tahapan dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi dan akan terjadi. Cara dalam memanajemen konflik memberikan skala prioritas dalam suatu persoalan atau permasalahan misalnya dalam dunia perkuliahan saat menyelesaikan beberapa tugas kita harus nendahulukan tugas yang urgent/mendesak terlebih dahulu dilanjut tugas yang bisa dilobi. Terdapat tahapan pemecahan manajemen konflik diantaranya : 1. Konflik Potensial 2. Konflik Terasa 3. Pemecahan Masalah 4. Konflik Terbuka 5. Akibat Konflik dibagi menjadi 2 :     1) Akibat Positif     2) Akibat Negatif Sikap Kita Dalam Menghadapi Konflik : 1. Bertanding : ...
Mengenal sosok Munir Munir Said Thalib lahir di Malang, Jawa Timur pada 8 Desember 1965. Dia berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (Unibraw) dan terkenal sebagai seorang aktivis kampus. Berkat ketekunannya, Munir dipilih rekan-rekannya untuk menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unibraw pada 1998, Koordinator wilayah IV Asosiasi Mahasiswa Hukum Indonesia. Jasa dan pengorbanan seorang Munir dalam gerakan-gerakan beraninya telah menuntun dirinya ke berbagai penghargaan, baik di dalam maupun luar negeri. Salah satunya adalah ketika Munir dinobatkan sebagai Man of The Year (1998) versi Majalah Ummah, Penghargaan Pin Emas sebagai Lulusan Universitas Brawijaya dan merupakan satu dari 100 Tokoh Indonesia Abad XX versi Majalah Forum Keadilan. Beliau juga mendapat penghargaan Right Livelihood Award (Alternative Nobel Prizes) untuk promosi HAM dan kontrol sipil atas militer di luar negeri. Munir juga dinobatkan menjadi Leader for The Millennium dari Asia Week di tahun 2000,...